News / Metropolitan
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:04 WIB
Aksi massa di depan Gedung Orang Tua (OT), kawasan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (14/8/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Baca 10 detik
  • Massa FPI menggelar demonstrasi di depan Gedung OT, Jakarta Barat, pada Jumat (14/8/2026).
  • Aksi ini dilakukan untuk mengecam dugaan penistaan Al Quran yang dikaitkan dengan produk perusahaan.
  • Kepolisian mengerahkan 400 personel gabungan untuk mengamankan lokasi dan mengurai kemacetan lalu lintas.

Suara.com - Aksi massa menggelar demonstrasi di depan Gedung Orang Tua (OT), kawasan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (14/8/2026). Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, kepolisian menyiagakan ratusan personel gabungan di lokasi.

Aparat kepolisian tampak berjaga ketat di sekitar area demonstrasi, terutama di depan gerbang utama Gedung OT.

“Kurang lebih ada 400 personel untuk menjaga aksi ini,” kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Gultom Parman melalui pesan singkat sebagaimana dilansir Antara, Jumat.

Selain menjaga area obyek vital, petugas gabungan juga disebar ke beberapa titik strategis untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang timbul akibat pergerakan massa.

Dampak dari aksi tersebut, arus kendaraan roda empat, truk, hingga sepeda motor terpantau merayap padat.

Kepadatan lalu lintas mengular hingga sekitar satu kilometer dari titik aksi, termasuk dari arah bawah kolong Flyover Rawa Buaya menuju kawasan Cengkareng.

Aksi demonstrasi ini digalang oleh massa yang tergabung dalam organisasi Front Persaudaraan Islam (FPI).

Langkah ini diambil sebagai bentuk kecaman keras atas dugaan penistaan Al Quran yang dikaitkan dengan produk “Newport” milik perusahaan Orang Tua pada gelaran festival musik "Sound Project" beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 14.04 WIB, massa mulai memadati ruas jalan di depan gedung.

Baca Juga: Bertambah, Total 4 Orang Jadi Tersangka Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras

Peserta aksi mayoritas didominasi oleh pria berpakaian koko dan berpeci. Mereka merapat di sekeliling mobil komando berwarna putih, tempat para orator secara bergantian menyampaikan tuntutannya.

Load More