Suara.com - Makam yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Yesus di dalam Gereja Makam Suci, Kota Tua Jerusalem, kembali dibuka setelah sembilan bulan belakangan ditutup untuk direstorasi, Rabu (22/3/2017).
Pembukaan kembali kompleks pemakaman itu ditandai dengan upacara khusus, yang dipimpin para pemuka agama dan donatur.
Kepala Proyek Renovasi Makam Yesus Antonia Moropoulou mengungkapkan, terdapat sejumlah penampakan baru di kompleks kuno tersebut setelah direstorasi.
”Sebelum direstorasi, monumen di dalamnya berwarna hitam. Kekinian, warna aslinya, kuning kemerahan, kembali muncul. Warna ini sangat khas, menandai adanya harapan umat manusia,” kata Antonia kepada AFP.
Ia menuturkan, restorasi ketiga ini berbeda dari dua proyek sebelumnya yang dikerjakan era 1960-an dan 1990-an. Kali ini, bagian edicule atau tempat pemujaan tak lagi diabaikan.
Ia mengungkapkan, edicule tersebut dibongkar untuk dibersihkan dan diperbaiki hampir di setiap bagian, termasuk kubahnya.
“Kesucian edicule tetap terjaga. Kami juga memasang satu jendela di sana, agar peziarah bisa menyaksikan batu penutup gua makam Yesus,” tuturnya.
Penampakan makam Yesus kekinian semakin tampak sakral. Kompleks tersebut dihiasi berbagai ornamen abad ke-19 dan kapel di sekitar makam.
Sebelum direstorasi, otoritas Israel sempat menutup kompleks makam Yesus karena khawatir ambruk. Pasalnya, sejumlah bagian makam tampak rapuh.
Baca Juga: Legenda Liverpool Tutup Usia
Restorasi tempat suci yang digagas tiga denominasi utama Gereja Makam Suci Kota Tua Jerusalem itu sendiri menelan dana USD 3,7 juta atau setara Rp 50 miliar.
Patriarkat Kristen Yunani Ortodoks Theophilos III menilai, restorasi tersebut bisa mengembalikan nilai-nilai kesakralan makam.
"Hasil restorasi ini bukan hanya hadiah untuk tanah suci, tapi untuk seluruh duni," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123