Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Calon gubernur Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah menyiapkan pasukan untuk menjaga jakarta yaitu pasukan merah. Pasukan ini melengkapi pasukan yang sudah ada yaitu biru, ungu, hijau, dan oranye.
Apa artinya pasukan merah? Itu pasukan untuk membantu memperbaiki rumah warga miskin.
Selain itu, Ahok dan Djarot juga mempunyai program Kartu Jakarta Lansia untuk membantu kehidupan lansia yang tidak memiliki penghasilan.
Tapi, kubu lawan mempertanyakan kenapa dua program tersebut disampaikan di tengah masa kampanye menjelang pilkada Jakarta putaran kedua.
"Itu kritik siapa? Kamu mau saya keluarin daftar lansia yang sudah saya kasih pakai operasional saya?" kata Ahok di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/3/2017).
Ketika diminta menunjukkan data lansia yang sudah menerima fasilitas Kartu Jakarta Lansia, Ahok tidak mau menyebutkan dengan alasan etis.
"Kan saya transfer semua (bantuannya), semua operasional saya untuk bantu orang di transfer. Kamu tanya saja sama akuntan saya," kata Ahok.
Sedangkan mengenai pasukan merah, kata Ahok, merupakan petugas untuk melengkapi petugas yang sudah ada.
"Pasukan merah itu kan cuma pewarnaan saja PHL dari dinas perumahan. Itu kan yang ngerjain rusun, krarena saya bilang yang kerjain jangan kontraktor, kerjain sendiri saja," kata Ahok.
Apa artinya pasukan merah? Itu pasukan untuk membantu memperbaiki rumah warga miskin.
Selain itu, Ahok dan Djarot juga mempunyai program Kartu Jakarta Lansia untuk membantu kehidupan lansia yang tidak memiliki penghasilan.
Tapi, kubu lawan mempertanyakan kenapa dua program tersebut disampaikan di tengah masa kampanye menjelang pilkada Jakarta putaran kedua.
"Itu kritik siapa? Kamu mau saya keluarin daftar lansia yang sudah saya kasih pakai operasional saya?" kata Ahok di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/3/2017).
Ketika diminta menunjukkan data lansia yang sudah menerima fasilitas Kartu Jakarta Lansia, Ahok tidak mau menyebutkan dengan alasan etis.
"Kan saya transfer semua (bantuannya), semua operasional saya untuk bantu orang di transfer. Kamu tanya saja sama akuntan saya," kata Ahok.
Sedangkan mengenai pasukan merah, kata Ahok, merupakan petugas untuk melengkapi petugas yang sudah ada.
"Pasukan merah itu kan cuma pewarnaan saja PHL dari dinas perumahan. Itu kan yang ngerjain rusun, krarena saya bilang yang kerjain jangan kontraktor, kerjain sendiri saja," kata Ahok.
Komentar
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!