Suara.com - Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat tengah menunggu hasil pemeriksaan DNA terkait kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Esa Unggul jurusan teknik industri angkatan 2016 bernama Tri Ari Yani Puspo Arum (22). DNA itu dicurigai milik pembunuh Puspo Arum.
DNA itu diambil dari pakaian dan kuku orang yang dicuriga itu. DNA diteliti di Pusdokkes Mabes Polri.
"Orang yang dicurigai ini kami ambil bajunya dan kukunya untuk diambilkan DNA dan dibawa ke Pusdokkes," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Andi Adnan, Kamis (29/3/2017).
Namun, Andi tidak mau membeberkan siapa terduga pelaku yang sedang didalami DNA-nya tersebut.
"Kami nggak bisa sebutkan (identitasnya). Yang penting kami sudah punya orang yang dicurigai," katanya.
Dia menyampaikan pemeriksaan DNA ini juga akan disesuaikan dengan barang bukti yang dikantongi polisi. Namun, Andi belum bisa menjelaskan kapan hasil pemeriksaam DNA tersebut keluar.
"Kami cek dulu, kami dalami dulu dengan penyesuaian barang bukti, panjang prosesnya," kata Andi.
Lebih lanjut, Andi mengaku pihaknya akan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus pembunuhan Puspo Arum hingga tuntas.
Puspo ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di kamar mandi indekosnya, Jalan Kebon Jeruk, RT 8, RW 11, Jakarta Barat pada Senin (9/1/2017), sekitar pukul 09.00 WIB.
Baca Juga: Ayah Ragu Puspo Arum Dibunuh Perampok
Ketika ditemukan, di tubuh Puspo Arum terdapat luka tusukan di leher dan sayatan di tangan. Luka sayatan di tangan dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan.
Sementara sejumlah barang berharga mahasiswi tersebut juga raib.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno