Kasim Efendi, ayahanda Tri Ari Yani Puspo Arum [suara.com/Adi Prasetyo Nugraha]
Polisi memberikan sinyal misteri kasus kematian Tri Ari Yani Puspo Arum (22), mahasiswi Universitas Esa Unggul jurusan teknik industri angkatan 2016 segera terungkap.
Ayahanda Kasim Efendi mendapatkan kabar dari penyidik Polsek Kebon Jeruk pada Senin (20/3/2017) bahwa penyelidikan sudah mulai membuahkan hasil. Puspo Arum ditemukan meninggal dunia secara mencurigakan di kamar mandi kos, Jalan Kebon Jeruk, RT 8, RW 11, Jakarta Barat, pada Senin (9/1/2017).
"Kalau dari perkembangannya, saat ini udah mulai ada titik terang. Mudah-mudahan nggak lama lagi bisa terungkap. Udah gitu doang. Kabar menyenangkannya baru itu aja sih. Tapi nggak dijelasin apa-apa gitu," kata Kasim kepada Suara.com, Senin (27/3/2017).
Tapi, penyidik belum mau memberikan penjelasan informasi penting apa yang telah diperoleh.
"Senin lalu, (anggota polisi) Polsek yang ngomong. Dia bilang, 'mudah-mudahan ini kabar baik buat bapak,'" kata Kasim.
Kasim yang selama ini menantikan hasil penyelidikan belum puas sampai polisi mengungkap kasus tersebut. Dia sangat berharap misteri kematian anaknya segera terungkap.
Kasim tidak pernah putus asa menanyakan perkembangan penyelidikan di kepolisian.
"Saya mau tahu perkembangannya. Gimana pak, keluarga saya rasanya udah. Aduh gimana rasanya," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendy F. Kurniawan mengatakan hasil analisa sementara menunjukkan tanda-tanda adanya kematian Puspo Arum dilatari kasus perampokan.
"Kami menyimpulkan (pelaku) bukan orang dekat, tapi kemungkinan pelaku pencurian. Itu baru dugaan sementara ya," kata Hendy di Polda Metro Jaya.
Tapi, dia tidak mau terburu-buru menyimpulkan.
"Penyidik kan harus demikian cara kerjanya, cara membuktikannya harus dengan jalur pembuktian secara IT, investigasi," katanya.
Sejauh ini, kata dia, kendala yang dialami polisi menyelidiki kasus tersebut adalah minimnya keterangan saksi.
"Minimnya saksi, kemudian kesesuaian analisa olah TKP dengan IT masih sulit menyimpulkan dari arah pelaku," kata Hendy.
Puspo ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di kamar mandi indekosnya, Senin (9/1/2017), sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika ditemukan, di tubuh mahasiswi angkatan 2016 Jurusan Teknik Industri Universitas Esa Unggul terdapat luka tusukan di leher dan sayatan di tangan. Luka sayatan di tangan dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan. Sementara sejumlah barang berharga mahasiswi tersebut juga raib
Ayahanda Kasim Efendi mendapatkan kabar dari penyidik Polsek Kebon Jeruk pada Senin (20/3/2017) bahwa penyelidikan sudah mulai membuahkan hasil. Puspo Arum ditemukan meninggal dunia secara mencurigakan di kamar mandi kos, Jalan Kebon Jeruk, RT 8, RW 11, Jakarta Barat, pada Senin (9/1/2017).
"Kalau dari perkembangannya, saat ini udah mulai ada titik terang. Mudah-mudahan nggak lama lagi bisa terungkap. Udah gitu doang. Kabar menyenangkannya baru itu aja sih. Tapi nggak dijelasin apa-apa gitu," kata Kasim kepada Suara.com, Senin (27/3/2017).
Tapi, penyidik belum mau memberikan penjelasan informasi penting apa yang telah diperoleh.
"Senin lalu, (anggota polisi) Polsek yang ngomong. Dia bilang, 'mudah-mudahan ini kabar baik buat bapak,'" kata Kasim.
Kasim yang selama ini menantikan hasil penyelidikan belum puas sampai polisi mengungkap kasus tersebut. Dia sangat berharap misteri kematian anaknya segera terungkap.
Kasim tidak pernah putus asa menanyakan perkembangan penyelidikan di kepolisian.
"Saya mau tahu perkembangannya. Gimana pak, keluarga saya rasanya udah. Aduh gimana rasanya," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendy F. Kurniawan mengatakan hasil analisa sementara menunjukkan tanda-tanda adanya kematian Puspo Arum dilatari kasus perampokan.
"Kami menyimpulkan (pelaku) bukan orang dekat, tapi kemungkinan pelaku pencurian. Itu baru dugaan sementara ya," kata Hendy di Polda Metro Jaya.
Tapi, dia tidak mau terburu-buru menyimpulkan.
"Penyidik kan harus demikian cara kerjanya, cara membuktikannya harus dengan jalur pembuktian secara IT, investigasi," katanya.
Sejauh ini, kata dia, kendala yang dialami polisi menyelidiki kasus tersebut adalah minimnya keterangan saksi.
"Minimnya saksi, kemudian kesesuaian analisa olah TKP dengan IT masih sulit menyimpulkan dari arah pelaku," kata Hendy.
Puspo ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di kamar mandi indekosnya, Senin (9/1/2017), sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika ditemukan, di tubuh mahasiswi angkatan 2016 Jurusan Teknik Industri Universitas Esa Unggul terdapat luka tusukan di leher dan sayatan di tangan. Luka sayatan di tangan dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan. Sementara sejumlah barang berharga mahasiswi tersebut juga raib
Tag
Komentar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas