Suara.com - Kepolisian Sektor Gambir menangkao 2 lelaki yang menyimpan senjata api. Mereka adalah Pelipus Tuaputimain (49) dan Mendry Heumasse.
Mereka ditangkap di depan Polisi Sub Sektor Jalan Hasyim Ashari Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (3/4/2017) dini hari.
Kepala Sub Bagian Polisi Resor Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno menjelaskan mereka ditangkap saat melakukan operasi cipta kondisi.
Saat ingin diperiksa Pelipus dan Mendry mencoba melarikan diri. Setelah diperiksa ada satu senjata api rakitan yang disimpan dalam jok sepeda motor Yamaha Mio Putih bernomor polisi B 6191 BTL yang dikemudikan oleh Mendry. Senjata itu sudah disita.
"Itu mereka, bawa sepeda motor masing - masing. Begitu hendak diperiksa anggota, mereka coba berusaha melarikan diri. Kami langsung minta keduanya membuka jok motor mereka," kata Suyatno, Senin pagi.
Sementara itu, Pelipus mencoba membela rekannya Mendry yang kedapatan membawa senjata api di jok motornya.
"Mereka ditanya selalu berbelit dalam menjawab. Maka keduanya kami bawa ke Polsek Gambir untuk diperiksa lebih lanjut," ujar Suyatno.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar