Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan janji baru menjelang pencoblosan 19 April. Kali ini, ia berencana menaikan uang operasional untuk ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga.
Tidak tanggung-tanggung, mereka akan dinaikan uang operasionalnya setara Upah Minimum Provinsi DKI. Tahun ini, UMP DKI Rp3,3 juta.
"Ke depan RT RW mesti gaji UMP. Saya kira (dengan) gaji UMP nanti orang yang suka memerhatikan rakyat bisa jadi ketua RT/RW yang baik, asal dari hatinya ngurusin," ujar Ahok di acara pelatihan saksi yang diadakan PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu ( 9/4/2017).
Ahok menerangkan wacana kenaikan gaji untuk RT dan RW sudah lama, sebelum dirinya cuti dari jabatan gubernur Jakarta. Apabila uang operasional sudah naik, Ahok meminta mereka lebih memperhatikan warganya.
"Tapi tugasnya mesti jelas. Minimal mesti UMP, masak PPSU saja gajinya UMP, RT RW yang kelola nggak UMP," kata Ahok.
Untuk pertanggung jawaban uang operasional yang diterima RT dan RW, mereka harus kembali aktif melaporkan kondisi di wilayahnya masing-masing dengan menggunakan aplikasi Qlue.
"Kalau dasa wisma dan PKK bergerak si RT dan RW jadi pemerhatinya. Qlue kan salah satu untuk dapatkan uang (ketua RT/RW) tapi diprotes saja," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026
-
Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI
-
Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum
-
Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
-
Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini
-
Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel
-
Lebaran Berpotensi Sabtu 21 Maret, Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Syekh Bela Belu Sore Ini
-
Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026