Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Sumarno menyatakan debat pamungkas di Pemilihan Kepalanya Daerah DKI Jakarta lebih bagus dari debat sebelum-sebelumnya. Debat terakhir mengambil tema "Dari Masyarakat untuk Jakarta".
Menurutnya, debat yang diikuti dua pasangan calon, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)- Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno lebih cair, tak ada ketegangan dari kedua paslon hingga pendukung yang hadir.
"Inilah yang kita harapkan ada di closing acara itu, kemudian sejuk ada pesan pesan simbolik yang disampaikan oleh para calon tadi," ujar Sumarno usai menyaksikan debat pamungkas di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017) malam.
Sebelum debat terkahir di tutup, moderator Ira Koesno mengajukan pertanyaan pamungkas, soal apa yang akan disampaikan kepada masing-masing pasangan calon menjelang pemungutan suara 19 April nanti.
Selanjutnya keduanya saling mengkalrifikas isu dan diujung pernyataannya menyampaikan permohonan maaf.
"Bahwa mereka bersedia saling memaafkan, bersedia saling merangkul, bahwa kalah menang itu bukan subtansial sesuatu realitas yang mereka harus terima," kata Sumarno.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!
-
ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ
-
Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
-
Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK
-
Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu
-
Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan
-
KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi
-
KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!
-
Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung