Suara.com - Sosok mayat bayi perempuan ditemukan di kali Pesanggrahan, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (14/4/2017). Mayat bayi itu mengapung.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Jakarta Barat Komisaris Polisi Purnomo mengatakan mayat bayi ditemukan pertama kali oleh dua orang saksi bernama Repi (25) dan Pengki (56). Ketika itu, keduanya sedang duduk di sekitar Kali Pesanggrahan.
"Itu dua saksi sedang duduk di pinggir kali. Melihat ada sosok mayat bayi mengapung di tengah kali," kata Purnomo, Jumat (14/4/2017).
Selanjutnya kedua saksi mengikuti mayat bayi yang mengambang tersebut hingga ke tempat aliran yang dangkal.
"Diikuti sampai ke tempat yang dangkal. Lalu mayat bayi tersebut diangkat, dan diletakkan di pinggir kali," ujar Purnomo.
Setelah mendapatkan laporan, polisi Resor Jakarta Barat langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi melakukan olah TKP dan mencari saksi - saksi. Mayat bayi tersebut diprediksi berusia satu hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil