Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap warga Jakarta legawa menerima apa pun hasil putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI.
JK, sebutan beken Kalla, meminta para pendukung pasangan kandidat yang nantinya dinyatakan kalah mau menghargai dan menerima gubernur dan wakil gubernur terpilih.
"Harapan kami, siapa pun yang menang harus dihargai, diakui oleh yang kalah. Sedangkan yang kalah juga harus dihargai oleh yang menang," tutur JK, seusai menggunakan hak pilih di TPS 03 Hotel Dharmawangsa, Pulo, Kebayoran Baru, Rabu (19/4/2017).'
Ia juga berharap, gubernur dan wakil gubernur terpilih bisa merangkul semua warga Jakarta. "Pokoknya, harus memimpin seluruh rakyat," tegasnya.
Daeng Ucu, sapaan akrab JK di Makassar, ingin masyarakat tidak lagi terkotak-kotakkan menjadi pendukung Basuki Thahja Purnama-Djarot Saiful Hidayat atau suporter Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Untuk diketahui, JK datang ke TPS pada pkl.10.26 WIB bersama sang istri , Mufidah Kalla, dan seorang cucu mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan