Pasangan calon Gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat bersama dengan partai pendukung memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (19/4).
Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan menyelenggarakan sidang perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Kamis (19/4/2017). Agenda persidangan yaitu pembacaan tuntutan.
"Saya besok akan jalanin (sidang) dengan sabar, dengan ikhlas apapun yang dituntut oleh jaksa penuntut umum," ujar Ahok di kantor DPP Partai Nasdem, jalan R. P. Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017).
Sidang diselenggarakan selang sehari setelah kekalahan Ahok di pilkada Jakarta putaran kedua. Kasus dugaan penodaan agama merupakan permasalahan paling serius yang dihadapi Ahok dan akhirnya membuat elektabilitas dia anjlok.
"Makanya ini kan takdir, hidup orang kan semua di tangan Tuhan," kata Ahok.
Di pilkada putaran kedua, Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dikalahkan oleh pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Ahok mengatakan jika pembacaan tuntutan berlangsung lebih cepat, dia akan segera kembali ke Balai Kota Jakarta untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum masa kerjanya berakhir Oktober 2017.
"Yang pasti habis selesai baca tuntutan saya kembali ke kantor, Balai Kota, untuk kerja. Bacaan (tuntutannya) nggak panjangkan. Pasti saya ke balai kota dulu, kasihan orang-orang yang nunggu," kata Ahok.
Ahok tersandung kasus dugaan penodaan agama karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 ketika melakukan kunjungan kerja ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
"Saya besok akan jalanin (sidang) dengan sabar, dengan ikhlas apapun yang dituntut oleh jaksa penuntut umum," ujar Ahok di kantor DPP Partai Nasdem, jalan R. P. Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017).
Sidang diselenggarakan selang sehari setelah kekalahan Ahok di pilkada Jakarta putaran kedua. Kasus dugaan penodaan agama merupakan permasalahan paling serius yang dihadapi Ahok dan akhirnya membuat elektabilitas dia anjlok.
"Makanya ini kan takdir, hidup orang kan semua di tangan Tuhan," kata Ahok.
Di pilkada putaran kedua, Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dikalahkan oleh pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Ahok mengatakan jika pembacaan tuntutan berlangsung lebih cepat, dia akan segera kembali ke Balai Kota Jakarta untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum masa kerjanya berakhir Oktober 2017.
"Yang pasti habis selesai baca tuntutan saya kembali ke kantor, Balai Kota, untuk kerja. Bacaan (tuntutannya) nggak panjangkan. Pasti saya ke balai kota dulu, kasihan orang-orang yang nunggu," kata Ahok.
Ahok tersandung kasus dugaan penodaan agama karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 ketika melakukan kunjungan kerja ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto