Suara.com - Polda Sumatera Selatan periksa 11 saksi terkait pemberondongan tembakan terhadap mobil yang berisi satu keluarga, Selasa (18/4/2017) lalu. Insiden terjadi di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Lubuklinggau Selatan II, saat polisi laksanakan razia cipta kondisi.
"Sudah 11 orang yang diperiksa," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol. Agung Budi Maryoto saat dihubungi Suara,com, Kamis (20/4/2017).
Agung menambahkan, dari 11 orang yang diperiksa, termasuk anggota Polres Lubuklinggau berinisial Brigadir K.
Brigadir K inilah yang melakukan penembakan terhadap mobil merek Honda City berplat nomor BG 1488 ON tersebut.
Menurut Agung, senjata api yang digunakan Brigadir K dalam melakukan penembakan adalah jenis SSI V2.
Status Brigadir K sendiri, kata Agung, masih terperiksa. Pihaknya belum memutuskan status tersangka kepada yang bersangkutan karena masih menunggu gelar perkara.
"Setelah diperiksa, dilakukan gelar perkara dan memutuskan status yang bersangkutan, lanjut proses hukum," jelas Agung.
Insiden pemberondongan tembakan tersebut, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban yang meninggal bernama Surini (54), terkena tembakan tiga kali di bagian dada.
Baca Juga: Gawangnya Tak Tertembus Trisula Barcelona, Ini Komentar Buffon
Adapun daftar korban luka, yakni Dewi Erlina bin Aswan (40), tertembak di bagian bahu kiri atas, Novianti (30) terluka tembak di pundak bagian kanan, Genta (2) luka tembak di bagian kepala, Indra (33) tertembak di leher kanan dan Diki (30) yang merupakan sopir tertembak di perut bagian kiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!