Suara.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di turunan Selarong, desa Cipayung, Megamendung, kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) sore WIB. Tabrakan beruntun yang melibatkan lebih dari lima kendaraan menelan korban jiwa.
Peristiwa terjadi saat kondisi lalu lintas diberlakukan satu arah ke arah Jakarta. Sebuah bus di duga mengalami rem blong dan menjadi penyebab kecelakaan.
Dikabarkan bus tersebut banting setir ke kanan dan menabrak sebuah mobil Grand Livina dan dua sepeda motor. Bus yang terus bergerak kemudian kembali menghantam Daihatsu Ayla, angkot dan sejumlah kendaraan roda dua.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih bergeletakan di sekitar lokasi kejadian. Petugas dari Polres Bogor sudah tiba di lokasi dan bersiap mengevakuasi para korban ke RSUD Ciawi.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. Namun hingga kini dikabarkan sejumlah orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan