Karangan bunga untuk Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di halaman Balai Kota [suara.com/Oke Atmaja]
Adik Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Fifi Lety Indra, menangis menyaksikan solidaritas pendukung Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Lebih dari seribu karangan bunga mereka kirimkan ke Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sebagai tanda dukungan moral dan terima kasih kepada Ahok - Djarot yang akan mengakhiri jabatan pada Oktober 2017.
"Ini sangat ironi. Di Balai Kota itu banyak tumpuk (karangan) bunga-bunga. Baru kali ini orang kalah dikasih selamat. Dia dicintai rakyatnya. Ini satu fakta," kata Fifi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).
Ucapan terima kasih dari warga dalam bentuk surat, kata Fifi, juga disampaikan kepada keluarga Ahok.
"Kami menerima banyak surat. Saya baca juga. Ada yang dari anak kecil sampai nenek-nenek. Pak Ahok nasibnya lebih baik daripada Nemo. Karena ternyata banyak sekali karangan bunga dan ucapan terima kasih. Artinya apa kita punya hati nurani," kata Fifi.
Menurut Fifi sikap yang ditunjukkan warga membuktikan bahwa kinerja Ahok dan Djarot selama ini baik dan dapat diterima.
"Dan kami melanjutkan apa (program) Pak Jokowi lakukan. Mereka bertiga membuat perubahan jauh lebih banyak daripada gubernur lainnya," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, karangan bunga yang dikirim ke halaman Balai Kota terus bertambah. Karangan bunga datang dari perseorangan, komunitas maupun partai.
Saking banyaknya, sebagian karangan bunga ditempatkan di pinggir trotoar Jalan Medan Merdeka Selatan.
Ahok memenuhi janji untuk mengabadikan karangan bunga dan memasukkannya ke akun media sosialnya.
Ahok mengunggah foto karangan bunga yang membanjiri Balai Kota Jakarta.
"Terima kasih untuk semua ucapan penyemangat. Marilah kita sama-sama terus menatap masa depan untuk Jakarta dan Indonesia yang lebih baik," tulis Ahok di Twitter.
"Ini sangat ironi. Di Balai Kota itu banyak tumpuk (karangan) bunga-bunga. Baru kali ini orang kalah dikasih selamat. Dia dicintai rakyatnya. Ini satu fakta," kata Fifi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).
Ucapan terima kasih dari warga dalam bentuk surat, kata Fifi, juga disampaikan kepada keluarga Ahok.
"Kami menerima banyak surat. Saya baca juga. Ada yang dari anak kecil sampai nenek-nenek. Pak Ahok nasibnya lebih baik daripada Nemo. Karena ternyata banyak sekali karangan bunga dan ucapan terima kasih. Artinya apa kita punya hati nurani," kata Fifi.
Menurut Fifi sikap yang ditunjukkan warga membuktikan bahwa kinerja Ahok dan Djarot selama ini baik dan dapat diterima.
"Dan kami melanjutkan apa (program) Pak Jokowi lakukan. Mereka bertiga membuat perubahan jauh lebih banyak daripada gubernur lainnya," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, karangan bunga yang dikirim ke halaman Balai Kota terus bertambah. Karangan bunga datang dari perseorangan, komunitas maupun partai.
Saking banyaknya, sebagian karangan bunga ditempatkan di pinggir trotoar Jalan Medan Merdeka Selatan.
Ahok memenuhi janji untuk mengabadikan karangan bunga dan memasukkannya ke akun media sosialnya.
Ahok mengunggah foto karangan bunga yang membanjiri Balai Kota Jakarta.
"Terima kasih untuk semua ucapan penyemangat. Marilah kita sama-sama terus menatap masa depan untuk Jakarta dan Indonesia yang lebih baik," tulis Ahok di Twitter.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim