Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Agung Laksono menyatakan, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ikhlas menerima kekalahan di Pilkada Jakarta 2017. Setelah kalah, Ahok juga akan menyelesaikan tugasnya sebagai gubernur Jakarta dengan baik hingga Oktober 2017.
"Dia sangat legowo dan ikhlas. Tidak ada yang ditutupi dan dihalangi," ujar Agung di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/4/2017).
Menurutnya, setelah calon petahana dikalahkan pasangan Anies Rasyid Baswedan- Sandiaga Salahuddin Uno, bukan Ahok yang kehilangan jabatan. Melainkan, masyarakat Jakarta yang kehilangan sosok seperti Ahok.
"Saya kira, bukan dia yang kehilangan Jakarta, tapi Jakarta yang kehilangan dia," kata Agung.
Mantan ketua DPR RI itu menerangkan, Ahok cocok menempati posisi apa saja. Hal ini dikarenakan kepemimpinannya di DKI berhasil dan telah membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
"Dia apa saja cocok. Kepemimpinannya bagus. Apa saja cocok," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya