Suara.com - Arab Saudi menahan 46 orang anggota sel teror, yang bertanggungjawab atas serangan bom bunuh diri mematikan di Masjid Nabawi, kota suci Madinah, tahun 2016.
Sebanyak 46 orang yang ditahan tersebut diduga merupakan jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Kementerian dalam negeri Arab Saudi, kepada kantor berita SPP, menjelaskan para tersangka yang terdiri atas warga negara asing dan warga Saudi, ditahan di pelabuhan kota sebelah barat Jeddah.
Tiga pelaku bom bunuh diri dan dua anggota pasukan keamanan tewas dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di masjid dan makam Nabi Muhammad tersebut.
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan juga tidak ada pernyataan resmi dari kementerian dalam negeri yang menyalahkan kelompok tertentu.
Kelompok ISIS yang berbasis di Irak dan Suriah, telah melakukan serangkaian aksi serangan bom dan penembakan di Arab Saudi sejak pertengahan 2014.
Gerombolan ISIS membunuh sejumlah orang, kebanyakan korban adalah kaum Muslim Syiah yang merupakan minoritas di negara itu dan para petugas keamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan