Suara.com - Sebagian warga kampung Akuarium, Jakarta Utara, yang rumahnya pernah menjadi korban penggusuran di tahun 2016 oleh Pemprov DKI Jakarta,
kembali membangun rumah-rumah semi permanen di kampung itu.
Menurut Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Saefullah dalam waktu dekat, rumah-rumah yang terbuat dari triplek dan tenda itu akan digusur lagi karena merupakan bangunan liar.
Menanggapi hal itu, calon gubernur DKI Jakarta, Anie Baswedan akan pelajari terlebih dahulu kebijakan itu. Namun Anies berharap Pemprov Jakarta mempertimbangkan faktor transisi dalam menerapkan kebijakan, berkaitan dengan pembangunan.
"Saya berharap kebijakan pembangunan, apalagi di bulan-bulan terakhir ini ya, itu mempertimbangkan faktor-faktor potensi transisi. Tapi nanti semua kita pelajari lebih detail," kata Anies di Pasar Pramuka Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).
Sebelumnya, Sekda Saefullah mengatakan Pemda DKI sudah memberikan teguran kepada Satpol PP karena membiarkan warga mendirikan bangun lagi di Kampung Akuarium.
Berita Terkait
-
Jelang Pelantikan Anies, Ahok Perintahkan Gusur Kampung Akuarium
-
Ahok Kasihan, Lalu Selamatkan Wajah Anies di Kampung Akuarium
-
Warga Buat Rumah Liar Lagi di Kampung Akuarium, Digusur Pekan Ini
-
Buruh Pasang Spanduk Anies-Sandi di Depan Balai Kota DKI
-
Situs DKI Jakarta Diretas, Hacker Tagih Janji DP Rumah 0 Persen
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021