Suara.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, timnya yang menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2018 sudah mulai bekerja.
Namun, dia dan calon wakilnya, Sandiaga Uno sengaja tidak memublikasikan hal itu karena belum ada keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terkait pemenang Pilkada 2017.
"Kami tidak ingin mendahului keputusan KPU, karena secara legal belum dideklarasikan sebagai pemenang. Kami hanya tahu informasi dari data, tapi belum ada keputusan resmi," kata Anies di Pondok Gede, Pinang Ranti, Makassar, Jakarta Timur, Kamis (4/5/2017).
Untuk diketahui, pasangan Anis-Sandiaga unggul kurang lebih 15 persen di atas perolehan suara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, 19 April 2017.
Persentase itu berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei dan hasil perhitungan manual KPU setempat.
Anies dan Sandiaga rencananya dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur definitif, bulan Oktober 2017. Keduanya akan menggantikan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?