Suara.com - Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo mengatakan akan ada 300 orang yang aksi di depan rumah tahanan Cipinang, Jakarta Timur, untuk memberikan dukungan moral kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah divonis dua tahun penjara dalam perkara penistaan agama.
"Massa yang datang ini ingin memberikan doa atau sebagainya sebagai bentuk simpati terhadap terpidana Ahok," kata Andry di rumah tahanan Cipinang, Selasa (9/5/2017).
Andry mengatakan polisi sudah disiagakan untuk melakukan penjagaan di sekitar rutan.
Kedatangan massa dikhawatirkan akan menambah kemacetan arus lalu lintas jalur Jakarta - Bekasi.
"Ada 300 massa yang akan ke sini, maka kita akan koordinasi. Karena kita lihat di sini situasi jalan padat, apalagi kita lihat ada pembangunan infrastruktur, karenanya kami akan pikirkan massa akan ditaruh di mana," kata Andry.
Saat ini, Ahok sudah berada di dalam rutan Cipinang untuk proses administrasi. Keluarga dan kolega Ahok juga berdatangan untuk bertemu Ahok.
Ahok akan mengajukan banding atas putusan hakim. Putusan tersebut lebih berat dari tuntutan jaksa yang hanya satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun.
Keluarga Ahok mengimbau pendukung jangan demonstrasi. masyarakat diimbau untuk menghormati proses hukum yang sekarang akan ditempuh Ahok.
Berita Terkait
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara