Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab, Juru Bicara FPI Munarman, serta Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir, memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua tim pengacara pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, mengatakan Rizieq tidak terpengaruh dengan cuitan-cuitan dan meme-meme yang viral di media sosial untuk mengejeknya karena dua kali tidak memenuhi memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penyebaran konten pornografi yang diunggah seseorang di situs baladacintarizieq.com.
"Ya, habib pasti pulang. Kalau meme-meme ini kan sekarang lagi perang di medsos. Ya nggak apa-apa. Habib tetap akan mengikuti ketentuan yang ada," kata Sugito kepada Suara.com, Minggu (14/5/2017).
Sugito tidak khawatir dengan reaksi warganet, meskipun sebagian sarkastik.
"Ya, habib pasti pulang. Kalau meme-meme ini kan sekarang lagi perang di medsos. Ya nggak apa-apa. Habib tetap akan mengikuti ketentuan yang ada," kata Sugito kepada Suara.com, Minggu (14/5/2017).
Sugito tidak khawatir dengan reaksi warganet, meskipun sebagian sarkastik.
"Jadi ini sudah resiko. Meme-meme yang beredar saya kira tidak masalah. Sepertinya sekarang mereka sudah marah semuanya, polisi menjadi alat penekan, ya nggak apa-apa. Sudah resiko," kata dia.
Bagi Rizieq, kata Sugito, yang terpenting perjuangan untuk menumbangkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di pilkada Jakarta periode 2017-2022 dan mendorong agar Ahok masuk penjara atas kasus penistaan agama, berhasil.
"Habib itu punya target cuma dua, Ahok kalah di pilgub dan Ahok masuk penjara. Nggak ada konsen untuk hal-hal lainnya," katanya
Tim advokat FPI, kata Sugito, tidak akan berjuang untuk membela Rizieq.
"Tapi kalau ada penanganan hukum yang tidak rasional dan dipaksakan, ya kami akan lawan dengan cara apapun," kata dia.
Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, mengajak menunggu Rizieq dalam satu dua hari ini, apakah kembali ke Jakarta atau ditunda lagi. Kapitra mengatakan Rizieq berada di luar negeri bukan untuk menghindari proses hukum. Tapi karena ketika itu sedang ibadah di Tanah Suci, kemudian sekarang sedang mengejar deadline menyelesaikan disertasi di Malaysia.
"Kalau belum kembali, Selasa kami akan berikan penjelasan," kata Kapitra kepada Suara.com.
Penyidik Polda Metro Jaya juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Firza Husein, istri Rizieq Shihab: Syarifah Fadlun, dan Fatima atau Kak Ema, pekan depan. Mereka akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan penyebaran konten berbau pornografi yang disebar seseorang di situs baladacintarizieq.com.
"Minggu depan Firza sama Ema (kami jadwalkan pemeriksaan. Istrinya pak Rizieq itu juga," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Suara.com.
Argo mengatakan keterangan mereka sangat penting didapatkan penyidik.
"Tambahan aja. Yang masih kurang," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional