Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meminta agar sentimen Pilkada DKI Jakarta segera dihentikan sehingga tidak menular ke daerah lain di Indonesia.
"Pilkada DKI Jakarta virusnya menyebar di seluruh tanah air. Stop sentimen Pilkada DKI. Apa yang terjadi di Jakarta, tidak ada urusan dengan Pilkada di daerah lain, cukup berhenti di Jakarta. Jangan sampai menular di seluruh negeri tercinta," kata Muhaimin Iskandar di Mataram, Minggu.
Muhaimin, tidak memungkiri ancaman perpecahan dan rusaknya keutuhan stabilitas negara akibat Pilkada DKI Jakarta menjadi terganggu. Karena itu, untuk itu, ia meminta agar semua itu dihentikan.
"Mari kita berhenti menggangu dan memberikan ruang sehingga perpecahan dan rasa takut bagi bangsa dapat diakhiri," tegasnya.
Meski demikian, di tengah-tengah ancaman perpecahan itu, Muhaimin, mengakui ada peran Nahdatul Ulama (NU) yang hadir menjaga dan mengelola NKRI, sehingga tetap terjaga dan tidak terpecah belah.
Untuk itu, Muhaimin atau akrab disapa Cak Imin, berharap apa yang terjadi di Jakarta harus berjalan dan berlangsung sesuai koridor yang ada.
Karenanya, ia meminta agar sentimen-sentimen persaingan saat Pilkada Jakarta tidak dibawa-bawa kesana kemari yang dikhawatirkan akan menimbulkan perpecahan dan mengganggu keutuhan NKRI.
"Hendaknya semua menerima dengan lapang dada sebagai sesama warga bangsa," tandasnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah