Suara.com - Ketua Umum Partai Islam Damai Aman Rhoma Irama mengatakan partainya sedang fokus mempersiapkan diri untuk menjadi peserta pemilu tahun 2019.
"Kami diinternal fokus mengurus verifikasi partai, makanya kami bertemu komisioner KPU untuk melakukan audiensi," kata Rhoma di gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (15/5/2017).
Musisi dangdut yang terjun ke dunia politik itu mendatangi KPU untuk mengetahui jadwal pendaftaran sampai persyaratan teknis yang harus dipenuhi partai untuk mengikuti pemilihan umum.
"Kalau untuk persiapan partai, kami di tingkat provinsi saat ini sudah 100 persen, kalau kabupaten dan kota hampir 50 persen," kata Rhoma.
Pada Selasa (16/5/2017), Partai Idaman akan menyelenggarakan Musyawarah Koordinasi Nasional, yang antara lain akan dihadiri oleh jajaran pengurus dewan pimpinan pusat, dewan pimpinan wilayah dan dewan pimpinan cabang partai.
DPR, pemerintah, dan KPU telah menyepakati waktu pelaksanaan pemilu 17 April 2019. Pendaftaran partai politik peserta pemilu 2019 akan dimulai Agustus atau 20 bulan sebelum pemilu legislatif berlangsung.
Berita Terkait
-
Begadang Malam Ini di ANTV: Kisah Cinta, Fitnah, dan Alunan Nada Sang Raja Dangdut
-
Sebuah Pengorbanan: Dilema Hati Rhoma Irama antara Ani atau Rika, Malam Ini di ANTV
-
Gitar Tua: Kisah Cinta Rhoma dan Ani yang Menguras Air Mata, Malam Ini di ANTV
-
Maliq & D'Essentials X Rhoma Irama di OTW Pestapora: Lagu Kita Bikin Romantis Berubah Jadi Dangdut
-
Siap-Siap War Tiket, Rhoma Irama x Maliq & DEssentials Bakal Satu Panggung di OTW Pestapora
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT