Pengacara dari Tim Pembela Muslim, Ahmad Michdan, memberikan keterangan usai mendampingi pemeriksaan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (31/3/2017). [Antara/Indrianto Eko Suwarso]
Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad Gatot Saptono alias Al Thaththath sempat sakit di rumah tahanan Markas Korps Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok, jatuh sakit. Al Thaththath merupakan tersangka kasus dugaan pemufakatan makar.
"Iya sakit, muntah-muntah. Demam juga, tensi darahnya tinggi," kata pengacara Al Thaththath, Ahmad Michdan, kepada Suara.com, Jumat (19/5/2017).
Michdan mengatakan keluarga Al Thaththath sudah membesuk ke ruang tahanan dan menyampaikan permintan agar Al Thaththath dirawat.
"Jadi keluarganya itu khawatir untuk meminta Al Thaththath di rawat. Ya kami minta dirawat.
Permintaan tersebut kemudian dikabulkan dan setelah menjalani perawatan, kondisi kesehatan Al Thaththath pelan-pelan membaik lagi.
"Saya monitor terus. Tensi darahnya tinggi tapi sekarang sudah mulai turun," kata Michdan.
Al Thaththath diciduk polisi ketika tengah menginap di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, menjelang demonstrasi pada 31 Maret 2017. Isu yang diangkat dalam aksi tersebut yaitu menuntut Presiden Joko Widodo memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama dari jabatan gubernur Jakarta.
Dia dijerat dengan Pasal 107 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Juncto Pasal 110 KUHP tentang Pemufakatan Makar.
Selain Khaththath, polisi juga menangkap rekannya yang berinisial ZA, IR, V, dan M. Mereka diduga melanggar Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
"Iya sakit, muntah-muntah. Demam juga, tensi darahnya tinggi," kata pengacara Al Thaththath, Ahmad Michdan, kepada Suara.com, Jumat (19/5/2017).
Michdan mengatakan keluarga Al Thaththath sudah membesuk ke ruang tahanan dan menyampaikan permintan agar Al Thaththath dirawat.
"Jadi keluarganya itu khawatir untuk meminta Al Thaththath di rawat. Ya kami minta dirawat.
Permintaan tersebut kemudian dikabulkan dan setelah menjalani perawatan, kondisi kesehatan Al Thaththath pelan-pelan membaik lagi.
"Saya monitor terus. Tensi darahnya tinggi tapi sekarang sudah mulai turun," kata Michdan.
Al Thaththath diciduk polisi ketika tengah menginap di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, menjelang demonstrasi pada 31 Maret 2017. Isu yang diangkat dalam aksi tersebut yaitu menuntut Presiden Joko Widodo memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama dari jabatan gubernur Jakarta.
Dia dijerat dengan Pasal 107 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Juncto Pasal 110 KUHP tentang Pemufakatan Makar.
Selain Khaththath, polisi juga menangkap rekannya yang berinisial ZA, IR, V, dan M. Mereka diduga melanggar Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026