Suara.com - Ketua Presidium Alumni 212 ustadz Ansufri Idrus Sambo menyarankan pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab tetap bertahan di Arab Saudi.
"Saran kami, supaya Habib Rizieq jangan pulang. Karena kalau beliau pulang, pasti akan ditangkap, ini akan membuat kerusuhan massal yang besar," kata Sambo Komisi Nasional HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017).
Sambo menambahkan selama berada di Arab Saudi, Rizieq tetap berkomunikasi dengannya.
"Kami berkomunikasi terus. Kami WhatsApp terus. Apa yang kami lakukan ini kami sampaikan ke Habib Rizieq juga bilang bagus jalan terus. Harus begitu melalui jalur konstitusional," ujar Sambo.
"Kita yang minta memang harus di luar (Rizieq). Sampai ini kami clearkan, kami di sini berjuang secara konstitusional," Sambo menambahkan.
Sambo mengatakan Rizieq merupakan korban kriminalisasi oleh kepolisian.
Aksi yang massa yang dikoordinir Sambo hari ini di Komnas HAM merupakan bagian dari perjuangan untuk membela Rizieq dan para ulama yang dijerat kasus hukum.
"Habib Rizieq prinsipnya gini, pertama harus damai, kedua harus konstitusional. Tidak boleh ada di luar - di luar hukum prosesnya. Yang paling penting lagi, tidak boleh bertumpah darah. Dengan gara -gara ini, terjadi kekacauan yang tidak dinginkan, itu habib tidak mau," ujar Sambo.
Sambo mengatakan jika polisi sampai menangkap Rizieq dan mengait-ngaitkannya dengan kasus chat sex dan foto porno yang dimuat di situs baladacintarizieq.com, itu efeknya berbahaya.
"Kalau dia (Rizieq) ini sudah bahaya banget. Kalau habib datang saat ini pasti langsung ditangkap. Dan ini bikin gelombang besar. Jadi, itu yang tidak kami mau. Biar kami melalui jalur konstitusional dulu. Jangan sampai rakyat ini marah berbahaya," kata Sambo.
Dalam kasus sex chat dan foto porno yang disebarkan oleh seseorang lewat situs baladacintarizieq.com, polisi telah menetapkan Firza Husein menjadi tersangka.
Tapi, sampai sekarang polisi belum menyebutkan siapa pembuat situs yang menyebarkan konten pornografi tersebut.
Untuk mendalami kasus tersebut, polisi tengah menunggu Rizieq pulang ke Jakarta untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno