Sekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana mengatakan fraksinya tengah mengkaji untuk mengirimkan anggota yang tepat guna menjadi anggota Panitia Khusus Hak Angket untuk DPR.
"Sesuai dengan hasil Badan Musyawarah kemarin, hak angket akan dibahas pada Bamus berikutnya. Kita masih mengkaji anggota yang tepat dari Hanura untuk menjadi anggota Pansus," kata Dadang, di DPR, Jumat (19/5/2017).
Dadang menerangkan pengiriman nama ini dilakukan karena hak angket sudah disetujui dalam rapat paripurna bulan lalu.
Sesuai dengan mekanisme yang berlaku, pengusulan itu kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Khusus Angket KPK.
Karenanya, Dadang menegaskan, Fraksi Hanura akan mengirimkan anggotanya untuk mengawal substansi angket itu sendiri.
"Jadi semua fraksi tentunya terikat pada keputusan, yang setuju maupun tidak. Jadi kewajiban semua fraksi mengirimkan. Nanti yang tidak setuju akan rugi kalau tidak masuk sebagai anggota Pansus. Jadi baiknya perdebatan kita lakukan di angket saja," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan