Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menjelaskan maksud Ketua DPR RI Setya Novanto yang meminta agar hak angket KPK dilanjutkan.
"Maksud pak Setnov agar angket ditindaklanjuti itu sebenarnya, agar seluruh itu fraksi bermusyawarah kembali mengenai kelanjutan hak angket yang telah disahkan pada akhir masa sidang sebelumnya," kata Arsul di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/5/2017).
Menurut Arsul, hingga saat ini, semua fraksi masih memiliki sikap yang berbeda mengenai hak angket tersebut. Sebab itu, perlu dimusyawarahkan lagi oleh semua fraksi, terkait nasib hak angket.
"Musyawarah ini kan memang diperlukan, mengingat pada saat ini terdapat lima fraksi yang menyiapkan anggotanya, jika proses hak angket ditindaklanjuti dengan pansus, satu Fraksi menolak mengirimkan wakilnya, yang dinyatakan terbuka dalam rapat tadi, dan empat lainnya lagi belum menyampaikan secara final, apakah akan mengirimkan anggota di pansus tersebut," tutur Arsul.
Sementara itu, lanjut Arsul, terkait sikap dari PPP sendiri, hingga saat ini masih dibicarakan di internal Fraksi. PPP juga segera akan melakukan komunikasi dengan Fraksi lainnya.
"Insya Allah awal minggu depan baru kita lakukan komunikasi. Sikap politik partai atau fraksi itu kan dinamis, sepanjang tujuan tidak untuk melemahkan KPK, maka ya perubahan sikap itu tidak berarti inkonsisten," kata Arsul.
"PPP akan melihat perkembangan sikap empat fraksi lain. Fraksi PPP akan rapat internal kembali untuk ambil keputusan final," Arsul menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan