Suara.com - Kepolisian Sektor Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, menyita enam buah kain sarung hasil modifikasi yang dipergunakan remaja Bantargebang sebagai senjata untuk tawuran.
"Saya lihat ini model baru senjata tawuran karena bagian ujungnya dimodifikasi menggunakan batu serta kabel untuk melukai korban," kata Wakapolrestro Bekasi Kota, AKBP Widjonarko, di Bekasi, Kamis (30/5/2017).
Kain sarung itu disita dari 8 tersangka kelompok remaja. Mereka diduga berniat melakukan tawuran di Kampung Rawamulya RT02 RW01, Kecamatan Mustikajaya, Senin (29/5/2017) malam kemarin.
Remaja yang ditangkap berinisial M (15), HA (13), TS (15), AK (15), FH (16), RP (14), HS (15) dan MY (15) yang merupakan warga setempat lokasi kejadian.
Menurut dia, kain sarung yang difungsikan sebagai senjata itu merupakan temuan baru dalam kasus tawuran di wilayah hukum setempat.
Kain sarung itu nampak dilipat dan digulung hingga membentuk semacam cambuk yang pada bagian ujungnya lancip.
Pemilik senjata itu memodifikasi bagian ujung cambuk dengan menempelkan kabel yang diperkuat dengan lapisan lakban.
"Sarung cambuk ini bisa merobek lapisan kulit kalau diayunkan secara kencang. Alat ini berbahaya kalau digunakan tawuran," katanya.
Dikatakan Widjanarko, para pemilik senjata itu selanjutnya didata dan dimintai jaminan dari keluarga untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Baca Juga: Tawuran Pasar Gembrong dan Duren Tiga, Pelintas Diminta Waspada
"Remaja ini kami pulangkan setelah kita bina karena usia mereka yang masih di bawah umum," katanya.
Widjanarko menambahkan, Kepolisian Sektor Bantargebang Kota Bekasi juga menjaring sekitar 25 remaja yang diduga berniat melakukan tawuran di Perumahan Vida Bekasi, Sabtu (27/5/2017) malam.
Menurut dia, remaja tersebut mayoritas adalah pelajar berusia 14-18 tahun yang tengah berkerumun di Perumahan Vida. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas
-
Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dituding Rugikan Negara Rp2,9 Triliun, Kerry Riza: Itu Adalah Pembayaran atas Tagihan Saya
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas