Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab saat demonstrasi. (Suara.com/Oke Atmaja)
Ketua Advokat Cinta Tanah Air Kris Ibnu menegaskan pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab bukan penakut. Setelah nanti pulang dari Arab Saudi, katanya, Rizieq akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa.
"Secepatnya (Rizieq) pulang. Beliau patriot bukan penakut. Dia masih di Mekkah karena ibadah umroh. Dan kan kalau ibadah umroh berhari-hari, jadi harus konsentrasi ibadah dulu Apalagi ini Ramadan ya, jadi tepat waktunya," kata Kris di Restoran Dapur Sunda, Setiabudi One Building, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (1/6/2017).
Saat ini, Rizieq sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus pornografi. Polda Metro Jaya, kemarin, memasukkan nama Rizieq ke dalam daftar pencarian orang karena dipanggil berkali-kali tidak juga pulang ke Indonesia untuk datang ke kantor polisi.
Kris meyakini Rizieq kembali ke Indonesia sebelum Idul Fitri.
"Dalam waktu dekat. Karena kita kan mau masalah ini pengin cepat terang, jangan sampai ada hal-hal gelap yang jadi timbul pertanyaan," katanya.
ACTA sebagai kawan seperjuangan Rizieq siap mendampingi Rizieq menghadapi proses hukum, apalagi kalau Rizieq sampai langsung ditahan polisi.
"Pasti nanti ada tahapan-tahapan yang akan kami lakukan. Mengenai ditahan, nggak ditahan itu hak penyidik. Datang atau nggak datang saya pastikan (Habib Rizieq) pasti datang," ujar Kris.
Dia memastikan 100 pengacara yang tergabung dalam ACTA siap mengadvokasi Rizieq.
"ACTA anggota 100, kami akan bergabung menjadi advokat pembela ulama yang dipimpin Egi Sujana," kata dia.
"Secepatnya (Rizieq) pulang. Beliau patriot bukan penakut. Dia masih di Mekkah karena ibadah umroh. Dan kan kalau ibadah umroh berhari-hari, jadi harus konsentrasi ibadah dulu Apalagi ini Ramadan ya, jadi tepat waktunya," kata Kris di Restoran Dapur Sunda, Setiabudi One Building, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (1/6/2017).
Saat ini, Rizieq sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus pornografi. Polda Metro Jaya, kemarin, memasukkan nama Rizieq ke dalam daftar pencarian orang karena dipanggil berkali-kali tidak juga pulang ke Indonesia untuk datang ke kantor polisi.
Kris meyakini Rizieq kembali ke Indonesia sebelum Idul Fitri.
"Dalam waktu dekat. Karena kita kan mau masalah ini pengin cepat terang, jangan sampai ada hal-hal gelap yang jadi timbul pertanyaan," katanya.
ACTA sebagai kawan seperjuangan Rizieq siap mendampingi Rizieq menghadapi proses hukum, apalagi kalau Rizieq sampai langsung ditahan polisi.
"Pasti nanti ada tahapan-tahapan yang akan kami lakukan. Mengenai ditahan, nggak ditahan itu hak penyidik. Datang atau nggak datang saya pastikan (Habib Rizieq) pasti datang," ujar Kris.
Dia memastikan 100 pengacara yang tergabung dalam ACTA siap mengadvokasi Rizieq.
"ACTA anggota 100, kami akan bergabung menjadi advokat pembela ulama yang dipimpin Egi Sujana," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026