Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (2/5/2017).
Mereka adalah Ketua Bawaslu RI Abhan Misbah dan Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward Siregar.
Abhan mengatakan pertemuan tersebut terkait dengan audiensi menjelang Pilkada serentak tahun 2018.
"Tadi kami menyampaikan audiensi berkaitan dengan menghadapi Pilkada serentak tahun 2018. Ada hal yang belum selesai persiapan, misalnya di kabupaten atau kota soal anggaran. Dan bagaimana juga kita menyampaikan potensi kerawanan di Pilkada maupun pileg," ujar Abhan di Kantor Kemenko Polhukam.
Berkaca pada tahun 2017, kata Abhan media sosial menjadi salah satu potensi kerawanan di Pilkada 2018.
"Melihat pilkada 2017 ke depan persoalan ada media sosial. Itu menjadi atensi kami bagaimana hukum bisa melangkah kesana," kata dia.
Tak hanya itu, Abhan menuturkan pihaknya menargetkan pembahasan anggaran Pilkada serentak akan rampung pada September 2017. Adapun yang sudah dalam pembahasan yakni di 10 provinsi.
"Yang provinsi itu baru 10 siap. Yang 7 pembahasan, yang 7 mudah-mudahan siap. Yang kota masih banyak. Ada 45 kabupaten kota yang masih pembahasan. Target kami September selesai. Karena bertepatan dengan pembentukan Pawaslu dan Bawaslu kota," tandasnya.
Baca Juga: Awasi Pilkada 2018, Bawaslu Usul Anggaran Rp4,6 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga