Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menelisik fakta yang terungkap dalam persidangan kasus korupsi alat kesehatan oleh terdakwa eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.
Fakta tersebut termasuk dugaan aliran dana hasil rasuah yang juga masuk ke dalam rekening bank milik mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.
“Setelah disebutkan dalam surat tuntutan, kami tentu lebih dulu ingin mendengar pembelaan dari terdakwa. Setelah itu kan ada sidang putusan. Baru setelahnya fakta yang muncul dalam sidang akan dipelajari,” tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (2/6/2017).
Biasanya, kata dia, setelah satu persidangan korupsi selesai, tim jaksa penuntut umum akan melapor kepada pemimpin KPK mengenai fakta yang terungkap dalam persidangan.
Fakta itulah, termasuk aliran dana kepada Amien Rais akan dijadikan bahan telisik dugaan korupsi.
Untuk diketahui, Amien Rais disebut dalam persidangan terdakwa Siti Fadilah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (31/5/2017).
JPU KPK, saat membacakan surat tuntutan, mengungkapkan Siti Fadilah menyalahgunakan wewenang saat pengadaan alkes untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) tahun 2005. Pengadaan barang itu sendiri dilakukan oleh Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Departemen Kesehatan.
Dalam surat tuntutan, KPK menilai aksi Siti yang menunjuk langsung PT Indofarma sebagai kontraktor pengadaan alkes turut membantu PAN.
Baca Juga: Korban Persekusi, Djarot Setuju Tolong Dokter Fiera Kerja di DKI
Amien, dalam surat dakwaan KPK, disebutkan enam kali mendapat transfer uang dengan total nilai Rp600 juta.
Siti Fadilah sendiri menjadi Menteri Kesehatan atas hasil rekomendasi Muhammadiyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat