Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk berbuka puasa bersama di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2017). Menurutnya, dalam acara tersebut, mitra kerja KPK banyak memberikan masukan kepada KPK terkait pemberantasan korupsi kedepannya.
Komisi III DPR, sebagai salah mitra kerja KPK, Benny memberikan sejumlah nasihat kepada KPK. Yang pertama yang disampaikan Politisi Demokrat tersebut adalah agar KPK dalam menangani kasus korupsi harus mengedepankan azas praduga tak bersalah.
"Yang kedua supaya hindari trial by the press dan yang ketiga tadi saya sampaikan supaya KPK dalam memberantas korupsi tidak boleh tebang pilih dan pilih kasih," katanya usai mengikuti acara bukber.
Selanjutnya, anak buah Presiden Keenam Republik Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut meminta KPK supaya bangun kerjasama dengan instansi penegak hukum yang lainnya. Kemudian katanya, dia juga meminta supaya KPK membuat semacam master outline atau keranga besar pemberantasan korupsi kedepannya.
"Yang keenam saya minta supaya KPK menentukan titik paradigma dalam pemberantasan korupsi supaya lebih efektif, efisian dan lebih terukur. Kemudiam yg berikutnya supaya pimpinan KPK dalam lakukan pem korupsi orientasinya pada pencegahan supaya tidak terulang lagi," kata Benny.
Dalam acara buka puasa bersama tersebut hadir beberapa pimpinan dari lembaga mitra kerja KPK. Diantaranya ada Jaksa Agung RI HM Prasetyo, ada dari jajaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, jajaran BPKP, BPK, dan juga dari pihak kepolisian. Kehadiran mereka dalam acara tersebut dapat memberikan masukan bagi KPK sehingga dapat menguatkan kinerja KPK kedepannya dalam rangka memberantas korupsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan