Suara.com - Rapat Paripurna DPR mengesahkan dan menyetujui hasil uji kelayakan dan kepatutan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang dilakukan Komisi II DPR, Kamis (8/6/2017).
Selain itu, Rapat Paripurna DPR juga mengesahkan dan menyetujui hasil uji kelayakan dan kepatutan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang dilakukan oleh Komisi VIII DPR.
Agenda pertama, DPR mengesahkan tiga nama hasil uji kelayakan dan kepatutan Anggota DKPP oleh Komisi II.Laporan uji kelayakan DKPP ini dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi II Lukman Edy. Tiga anggota DKPP yang disahkan adalah, Muhammad, Alfitra Salam dan Teguh Prasetyo. Nama-nama ini nantinya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.
"Apakah itu bisa disetujui?" kata Wakil Ketua DPR Fadl Zon yang memimpin rapat paripurna kali ini, Kamis (8/6/2017). Setelah dijawab 'setuju' oleh peserta rapat, palu pengesahan pun diketok.
Kemudian, DPR mengesahkan hasil uji kelayakan dan kepatutan sembilan nama Anggota KPAI yang dilakukan Komisi VIII DPR.
Laporan hasil uji kelayakan dan kepatutan Anggota KPAI ini dibacakan oleh Ketua Komisi VIII Ali Taher. Nama-nama ini akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.
Sembilan nama itu adalah Ai Maryati Solihah, Jasra, Margaret Aliyatu Maimunah, Putu Elvina, Retno Listyarti, Rita Pranawati, Sitti Hikmawatty, Susanto, dan Susianah.
"Apakah disetujui?" kata Fadli.
"Setuju," jawab peserta rapat yang kemudian disambut ketokan palu sidang yang dipegang Fadli.
Baca Juga: Pansus Angket KPK: Kami Bisa Minta Polisi Panggil Paksa KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT