Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pada ajaran baru tahun 2017 jam belajar mengajar dikurangi.
Dari sebelumnya waktu belajar hari Senin sampai Sabtu. Kebijakan baru nanti diterapkan menjadi dari Senin sampai Jumat, sedangkan Sabtu dan Minggu libur.
Alasannya, kata Muhadjir, karena jam belajar setiap harinya diperpanjang dari sebelumnya.
"Alasannya nanti sudah diperpanjang waktu belajarnya, minimum delapan jam. Jadi kalau minimum 8 jam. Kalau 5 hari masuk (sekolah) jadi sudah 40 jam per minggu," kata Muhadjir ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6/2017).
Dia menjelaskan, jam belajar 40 jam dalam seminggu tersebut sudah sesuai standar kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti guru.
"Jadi itu (40 jam kerja Seminggu) sudah melampaui standar kerja ASN, sehingga guru mengikuti standar itu," ujar dia.
Dengan begitu, lanjut dia, pada hari Sabtu sudah tidak ada aktivitas di sekolah. Tidak seperti biasanya bisa diisi dengan kegiatan sekolah ekstrakurikuler.
"Iya benar, full libur," tandas dia.
Baca Juga: Peduli Dunia Pendidikan Indonesia, Yuk Datang ke PeKan 2017
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan