Suara.com - Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) tidak ingin muluk-muluk mematok target di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia.
PB ISSI hanya berharap bisa melebihi pencapaian pada SEA Games sebelumnya tahun 2015 di Singapura.
Kala itu, tim balap sepeda Indonesia membawa pulang satu medali emas. Emas itu datang dari pebalap sepeda Robin Manullang di kelas Road nomor Individual Time Trial (ITT) putra.
"Target kami bisa melebihi hasil dari SEA Games sebelumnya," kata Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, saat dihubungi Suara.com, Jumat (9/6/2017).
Okto melanjutkan, potensi medali yang bisa didapat tim balap sepeda Indonesia pada SEA Games 2017 ada di beberapa nomor.
Diantaranya adalah di kelas Road (jalan raya), track, dan BMX yang semuanya dari sektor putri.
"Hanya atlet yang berpotensi meraih emas dan perak yang berangkat ke SEA Games," ujar Okto, dan menambahkan saat ini ada 33 atlet yang disiapkan PB ISSI untuk turun di SEA Games.
"Nantinya Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) yang menentukan siapa-siapa yang berangkat (ke SEA Games)," lanjut putra Ketua DPD Oesman Sapta Odang yang juga promotor dari petinju terbaik Indonesia, Daud Yordan.
Pada SEA Games 2017, cabang balap sepeda akan memperebutkan 20 medali emas. Adapun nomor-nomor yang dilombakan, antara lain kelas putra-putri BMX, lima nomor di kelas Road, dan 13 nomor di kelas Track.
Baca Juga: Puasa, Tak Jadi Alasan Para Atlet Indonesia Ini Malas Latihan
Berita Terkait
-
Awal Musim Sempurna, Bernard Van Aert Raih Medali Emas di Track Asia Cup India
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Profil Nurfendi, Atlet Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok