Suara.com - Bayi laki-laki yang baru dilahirkan ditemukan di lubang kloset toilet di Citimall, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Selasa (13/6/2017) malam. Bayi itu kemudian meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.
"Pihak manajemen sudah berusaha melakukan upaya maksimal dengan langsung membawanya ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. Kami masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk pengurusan jenazah bayi," kata Chandra, perwakilan Citimall Sampit di Sampit, Rabu (14/6/2017) dikutip dari Antara.
Bayi yang diduga lahir prematur dengan usia sekitar tujuh bulan itu ditemukan oleh seorang petugas kebersihan pada Selasa (13/6/2017) sekitar pukul 19.30 WIB.
Petugas kaget ketika menemukan banyak darah di salah satu toilet dan ada bayi di kloset. Kondisi mal saat itu sedang ramai pengunjung.
"Kami sudah berusaha maksimal dan sesuai prosedur. Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak rumah sakit untuk masalah ini untuk melakukan yang terbaik," kata Chandra.
Polisi masih menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mempelajari rekaman kamera pengawas yang ada di mal terbesar di Kalimantan Tengah itu.
Berita Terkait
-
Studi: Anak Prematur Bisa Berprestasi Seperti Anak Normal
-
Sewa Pengawal untuk Bayi Kembarnya, George Clooney Rogoh Rp42 M
-
Setelah Bayi Bernama Pajero Sport, Kini Ada Bayi Bernama Ignis
-
Kenapa Bayi Lahir Prematur Rentan Terkena Flu Saat Dewasa?
-
Jokowi: Ingatkan Pentingnya Asupan Gizi Bayi Sejak di Kandungan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli