Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau kepada para calon penumpang untuk menggunakan bus yang berstiker kelaikan yang dikeluarkan oleh dinas perhubungan setempat untuk menjaga keselamatan di jalan.
"Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk menggunakan bus yang sudah ditempeli stiker dari dinas perhubungan untuk keselamatan di jalan," ujarnya saat melakukan pemantauan di Terminal Purabaya Surabaya, Kamis (15/6/2017).
Dengan adanya stiker tersebut otomatis bus tersebut sudah lolos uji kelaik layakan dan bisa digunakan sebagai sarana angkutan lebaran tahun 2017 ini.
"Demi keselamatan di jalan raya, sekali lagi kami menghimbau kepada penumpang untuk menggunakan bus berstiker ini demi keselamatannya," ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya mewujudkan keselamatan tersebut salah satunya dengan melakukan 'ram check' pada bus itu sendiri, untuk melihat apakah bus tersebut layak jalan atau tidak.
"Kalau ada bus yang nekad masuk kedalam terminal, tentunya akan kami peringatkan supaya memenuhi uji kelayakan ini. Kalau tetap membandel kami bisa mencabut izin PO nya," ujarnya.
Ia mengatakan, terkait dengan harga tiket dirinya mengatakan sejauh ini masih dalam batas wajar dan normal karena belum ada kenaikan yang signifikan.
"Tadi saya sudah tanya kepada penumpang harga tiket seharnya Rp85 ribu naik menjadi Rp87 ribu. Dan itu masih dalam batas wajar. Dan nanti pada H minus 2 sebelum lebaran kami akan melakukan pengecekan lagi terkait dengan harga tiket tersebut," ucapnya.
Sebelum melakukan peninjauan ke Terminal Purabaya Surabaya, Menteri Perhubungan bersama dengan rombongan dari Komisi V DPR RI terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Baca Juga: Perawatan Landasan Pacu Bandara Bali Berhenti Selama Arus Mudik
Selanjutnya rombongan menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk melihat sejauh mana persiapan yang dilakukan pada saat pelaksanaan mudik lebaran tahun 2017. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin