Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)
Anggota Kepolisian Resor Tangerang Selatan meringkus Nurhalimah (32). Nurhalimah merupakan orang yang menculik bayi lelaki berusia 13 hari di pusat perbelanjaan ITC Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten.
Nurhalimah dibekuk di rumah kontrakan yang beralamat di Gang Mekar RT 1, RW 9, nomor 63, Ciracas, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (16/6/2017), waktu sahur, sekitar jam 03.50 WIB. Bayi yang menjadi korban dalam keadaan selamat.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Ahmad Alexander mengatakan polisi menangani kasus tersebut setelah mendapatkan laporan dari orangtua korban bernama Upik Tilani Rukmini (21).
"Pasangan suami istri ke Polsek Serpong melaporkan kejadian anak bayinya telah dibawa diculik oleh seorang perempuan yang sebelumnya dikenal melalui Facebook mengaku bernama Nur," kata Ahmad.
Penculikan dilakukan ketika Nurhalimah bertemu orangtua bayi di lantai dasar ITC pada Selasa (13/6/2017). Dia membawa bayi ketika ibunya lengah.
Kasus tersebut langsung dilaporkan dan polisi memeriksa saksi serta rekaman CCTV mal.
"Setelah mendapatkan laporan tersebut unit reskrim Serpong melakukan penyelidikan dengan terlebih dahulu olah TKP ditempat kejadian dan mempelajari CCTV di sekitar mal ITC BSD Serpong," kata dia.
Saat ini, Nurhalimah sudah digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Nurhalimah dibekuk di rumah kontrakan yang beralamat di Gang Mekar RT 1, RW 9, nomor 63, Ciracas, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (16/6/2017), waktu sahur, sekitar jam 03.50 WIB. Bayi yang menjadi korban dalam keadaan selamat.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Ahmad Alexander mengatakan polisi menangani kasus tersebut setelah mendapatkan laporan dari orangtua korban bernama Upik Tilani Rukmini (21).
"Pasangan suami istri ke Polsek Serpong melaporkan kejadian anak bayinya telah dibawa diculik oleh seorang perempuan yang sebelumnya dikenal melalui Facebook mengaku bernama Nur," kata Ahmad.
Penculikan dilakukan ketika Nurhalimah bertemu orangtua bayi di lantai dasar ITC pada Selasa (13/6/2017). Dia membawa bayi ketika ibunya lengah.
Kasus tersebut langsung dilaporkan dan polisi memeriksa saksi serta rekaman CCTV mal.
"Setelah mendapatkan laporan tersebut unit reskrim Serpong melakukan penyelidikan dengan terlebih dahulu olah TKP ditempat kejadian dan mempelajari CCTV di sekitar mal ITC BSD Serpong," kata dia.
Saat ini, Nurhalimah sudah digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026