Suara.com - Pasangan suami istri atau pasutri Afghanistan yang tiba di AS sebagai pengungsi menuduh seorang anggota Marinir AS dan isterinya dengan tuduhan menculik bayi mereka.
Disadur dari laman VOA, bayi itu terluka dalam sebuah serangan militer AS yang menewaskan kedua orang tua dan kelima saudara kandungnya. Lalu, bayi itu diasuh sebagai anak oleh sepupunya dan isterinya yang baru menikah.
Tanpa sepengetahuan pasangan Afghanistan ini, kata catatan pengadilan, Marinir AS Joshua Mast dan isterinya mengadopsi anak itu di pengadilan Virginia, 11.000 kilometer dari Afghanistan.
Mast membantu keluarga itu lari menyelamatkan diri di tengah penarikan mundur tentara AS yang kacau balau.
Lalu, katanya, setibanya di tanah AS, Mast menculik anak itu.
Mast mengatakan ia dan isterinya adalah orangtua yang sah secara hukum dan "melakukan tindakan mulia" untuk menyelamatkan bayi itu sejalan dengan keyakinan mereka sebagai umat Kristen. (Sumber: VOA)
Berita Terkait
-
Siswi yang Melahirkan dan Buang Bayi di Toilet Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
Tega! Seorang Bayi di Banting Pamannya Hingga Meninggal
-
Bayi Terbungkus Plastik Menangis Digigit Semut Merah di Perkebunan Warga
-
Sadis! Bayi 4 Bulan Tewas Dibanting hingga Kepala Pecah oleh Pamannya, Netizen: Siksa Sampai Mati
-
Polisi Tangkap Pembunuh Bayi Perempuan di Kabupaten Maros
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh