Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Wakil gubernur Jakarta terpilih Sandiaga Uno berencana menjenguk mantan rivalnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di rumah tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ahok ditahan atas kasus penodaan agama.
"Saya kalau diperkenankan sama keluarga (Ahok), dan diperkenankan oleh tim hukumnya saya mau menjenguk," kata Sandiaga di Hotel Ritz Carlton, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).
Menurut dia, sudah saatnya semua perselisihan selama masa pilkada diakhiri dan kembali menatap masa depan Jakarta yang lebih baik.
"Kebetulan ini bulan baik dan bulan saling memaafkan," ujar Sandiaga.
Pasangan Anies Baswedan juga berencana menemui Djarot Saiful Hidayat yang baru saja dilantik menjadi gubernur Jakarta sampai Oktober 2017.
"Saya mau kasih selamat dan paling nggak silaturahmi ke Pak Djarot," kata Sandiaga.
Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ahok. Ahok dianggap terbukti melanggar pasal 156a tentang penodaan agama.
Hakim ketika itu memerintahkan untuk langsung menahan Ahok.
"Saya kalau diperkenankan sama keluarga (Ahok), dan diperkenankan oleh tim hukumnya saya mau menjenguk," kata Sandiaga di Hotel Ritz Carlton, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).
Menurut dia, sudah saatnya semua perselisihan selama masa pilkada diakhiri dan kembali menatap masa depan Jakarta yang lebih baik.
"Kebetulan ini bulan baik dan bulan saling memaafkan," ujar Sandiaga.
Pasangan Anies Baswedan juga berencana menemui Djarot Saiful Hidayat yang baru saja dilantik menjadi gubernur Jakarta sampai Oktober 2017.
"Saya mau kasih selamat dan paling nggak silaturahmi ke Pak Djarot," kata Sandiaga.
Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ahok. Ahok dianggap terbukti melanggar pasal 156a tentang penodaan agama.
Hakim ketika itu memerintahkan untuk langsung menahan Ahok.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan