Sejumlah barang bukti kasus dugaan penipuan oleh Pandawa Grup diperlihatkan ke media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/3).
Berkas perkara kasus investasi bodong koperasi simpan pinjam Pandawa Group dinyatakan lengkap. Penahanan bos Pandawa Group Salman Nuryanto dan 26 tersangka yang lain telah diserahkan polisi kepada Kejaksaan Negeri Kota Depok.
"Kasus pandawa kemarin sudah dinyatakan p21. Pada senin kemarin kami limpahkan 27 tersangka dengan barang bukti sebanyak 48 mobil," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017)
Dikatakan, berkas perkara dipisahkan menjadi tiga bagian.
"Jadi ada tiga berkas yang displit. Ini untuk kasus penipuan dan perbankannya," kata dia.
Argo menambahkan kasus tersebut tak berhenti sampai di situ. Polisi masih mengembangkan ke arah dugaan tindak pidana pencucian uang.
"Untuk TPPU-nya sedang kami lakukan penyidikan," kata dia.
Setelah berkas dilimpahkan, Argo belum bisa bicara lebih jauh mengenai kapan kasus ini mulai disidangkan.
"Ya nanti kami tunggu semuanya sudah kami serahkan ke kejaksaan," kata Argo.
Dalam kasus yang menyita perhatian publik itu, polisi menyita berbagai barang bukti, mulai dari puluhan mobil, sepeda motor, rumah, logam mulia.
Mobil mewah yang disita polisi, di antaranya Toyota Alphard, BMW 350 i, Honda HRV Prestige, Toyota All New Camry Hybrid, mobil sport Mazda MX-5, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Mini Cooper. Kendaraan tersebut sekarang terparkir di halaman luar Polda Metro Jaya.
Puluhan motor yang sita, di antaranya Harley Davidson dan Kawasaki Ninja.
"Kasus pandawa kemarin sudah dinyatakan p21. Pada senin kemarin kami limpahkan 27 tersangka dengan barang bukti sebanyak 48 mobil," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017)
Dikatakan, berkas perkara dipisahkan menjadi tiga bagian.
"Jadi ada tiga berkas yang displit. Ini untuk kasus penipuan dan perbankannya," kata dia.
Argo menambahkan kasus tersebut tak berhenti sampai di situ. Polisi masih mengembangkan ke arah dugaan tindak pidana pencucian uang.
"Untuk TPPU-nya sedang kami lakukan penyidikan," kata dia.
Setelah berkas dilimpahkan, Argo belum bisa bicara lebih jauh mengenai kapan kasus ini mulai disidangkan.
"Ya nanti kami tunggu semuanya sudah kami serahkan ke kejaksaan," kata Argo.
Dalam kasus yang menyita perhatian publik itu, polisi menyita berbagai barang bukti, mulai dari puluhan mobil, sepeda motor, rumah, logam mulia.
Mobil mewah yang disita polisi, di antaranya Toyota Alphard, BMW 350 i, Honda HRV Prestige, Toyota All New Camry Hybrid, mobil sport Mazda MX-5, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Mini Cooper. Kendaraan tersebut sekarang terparkir di halaman luar Polda Metro Jaya.
Puluhan motor yang sita, di antaranya Harley Davidson dan Kawasaki Ninja.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPinjam Luncurkan JELAS TANPA JEBAKAN, Anda Bisa Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?