Suara.com - Satu masjid di jantung negara Jerman, mencoba mendobrak beragam tabu tradisi yang menyelimuti ajaran agama Islam. Masjid yang berada di Berlin itu bernama "Ibn Rushd Goethe".
Suara azan berkumandang dari pelantang suara masjid Ibn Rushd Goethe di Berlin, Sabtu (17/6/2017) pekan lalu. Tak ada yang berbeda dalam kalimat-kalimat azan tersebut. Hal pembeda adalah, azan itu dikumandangkan seorang perempuan.
Pelantun azan tersebut adalah Ani Zonneveld, salah satu inisiator pembangunan masjid tersebut. Tak hanya menjadi muazin, Ani juga merupakan seorang imam pada masjid tersebut.
Benar, Masjid Ibn Rushd Goethe memunyai misi untuk menyiarkan agama Islam yang ramah terhadap semua orang dengan latar status sosiologis berbeda-beda.
Nama masjid itu sendiri tergolong tak lazim, yakni menggabungkan nama seorang filsuf Islam terkenal Ibnu Rushd dan penulis kenamaan Jerman, Johann Wolfgang von Goethe.
"Kami ingin memberikan sinyal perlawanan terhadap segala bentuk teroristik yang mengaku sebagai pembela Islam," tutur Seyran Ates, perempuan yang juga inisiator pembangunan masjid tersebut, seperti dilansir AFP.
Ia mengatakan, masjid itu juga bertujuan untuk mendobrak tabu-tabu kebudayaan Arab yang lekat pada Islam.
Masjid tersebut, kata dia, terbuka untuk setiap muslim beragam mazhab: Sunni, Syiah, Alawit, maupun Sufi.
Tak hanya itu, masjid itu juga mempersilakan muslim dari kalangan lesbian, gay, biseksual, maupun transeksual untuk beribadah.
Baca Juga: Serie A Italia Diusulkan Hanya Diikuti oleh 16 Klub
"Saat salat, setiap perempuan dan lelaki bisa satu saf atau barisan. Kami juga mendaulat Ani sebagai imam dari kalangan perempuan yang bisa memimpin salat," tuturnya.
Ia menuturkan, jemaah masjid tersebut tak pernah sekali pun mendapat ancaman maupun aksi teroristik karena tak mengikuti tradisi masjid lainnya.
Ilmuwan Islam Jerman Abdel-Hakim Ourghi menilai, masjid tersebut tak menyalahi satu pun ketentuan pokok ajaran Islam.
"Masjid itu mempersilakan setiap muslim untuk mendefinisikan agamanya melalui keyakinannya masing-masing," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM