Suara.com - Sejumlah jasa potong rambut di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat kebanjiran pelanggan sehari jelang lebaran 1438 Hijriah.
Pemilik jasa potong rambut Adi (42) mengatakan pendapatan jasa yang ia miliki meningkatkan hingga 3 kali lipat dibanding hari biasanya.
"Alhamdulillah ramai, kalau hari-hari biasa tidak seperti ini," tambahnya, Sabtu (24/6/2017).
Ia menyebutkan sejak dua hari terakhir jasa potong rambut yang berada di tengah pemukiman masyarakat Jorong Sungai Kalang, Nagari (Desa Adat) Tiumang, Kecamatan Tiumang itu mulai ramai dikunjungi masyarakat. Ia menerangkan pada hari biasa ia hanya memotong rambut delapan hingga 10 orang per hari. Namun saat ini mencapai 25 sampai 30 orang.
Paling ramai itu hari ini, banyak yang antre dan tidak ada habisnya sampai sore ini," ujarnya.
Ia mematok harga Rp15.000 untuk satu kali potong rambut orang dewasa, sedangkan anak-anak Rp12.000.
Jasa Potong rambut lainnya, Hendri (34) mengungkapkan hal yang sama kalau pendapatnya meningkat dua kali lipat dalam tiga hari terakhir.
"Kalau mau lebaran memang ramai, mungkin masyarakat menjadikan ini sebagai tradisi menyambut lebaran," katanya.
Salah seorang pelanggan, Jesen (25) mengemukakan memotong rambut jelang lebaran sebenarnya tidak ada hal yang khusus atau menjadikan itu sebagai tradisi.
Baca Juga: Apakah Besok Jadi Lebaran? Kemenag Jelaskan Posisi Hilal
"Bukan kepada tradisi ataupun suatu keharusan, hanya saja besok kan sudah lebaran. Jadi sebagai bentuk syukur menyambut kemenangan dengan segalanya harus rapi, salah satunya ya memotong rambut," ujar dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!