Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen M Iriawan menyatakan kondisi dua anggota brimob yang menjadi korban penusukan di Masjid Falatehan kawasan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam, stabil dan sadar.
Kedua korban saat ini mendapat perawatan di RS Kramat Jati setelah dibawa RS Pusat Pertamina.
"Anggota brimob kondisinya stabil. Sekarang anggota sedang di RS Kramat Jati, sudah dipindahkan dari RS Pusat Pertamina karena penanganan RS Kramat Jati juga sudah luar biasa canggih dan bagus. Stabil artinya sadar," kata Iriawan di kawasan masjid, Jumat (31/6/2017) malam.
Dia mengatakan salah satu korban akan menjalani operasi akibat tusukan pisau sangkur yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal usai shalat Isya.
"Memang ada luka di pipi sebelah kanan yang satu yang AKP cukup robek, yang satu lagi yang briptu ada tusukan tadi, sekarang sedang akan dioperasi jam 01.00 WIB nanti, setelah enam jam dari makan malam terakhir," tuturnya.
Dia mengatakan dapat berkomunikasi dengan korban. Namun, para korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit.
"Yang jelas sudah ditangani penanganan pertama, (korban) sadar bisa bicara, saya bisa bicara sama dia, dia hafal betul apa yang terjadi lain sebagainya," tuturnya.
Dia menuturkan pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku karena pelaku yang lari keluar masjid dapat membahayakan masyarakat sekitar dan anggota kepolisian.
"Setelah dilakukan pengejaran, supaya (pelaku) berhenti, malah balik menyerang anggota kami anggota brimob, terpaksa kita lakukan pelumpuhan," ujarnya.
Dia mengatakan pihaknya telah memberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan pelaku.
"Peringatan juga tidak digubris malah akan menyerang kembali, kita tembak meninggal dunia. Sekarang sedang didalami oleh tim gabungan dari densus, polda metro semuanya untuk mengungkap identitas (pelaku) bersangkutan," katanya.
Dia mengatakan pihaknya memang menemukan KTP tapi masih perlu dilakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pelaku.
"Belum pasti sama dengan yang ada di badannya dengan identitas yang bersangkutan," ujarnya.
"Sementara kita identifikasi, kita perlu dalami, kita perlu cek alamat yang bersangkutan," tuturnya.
Dia mengatakan pihaknya juga sedang memeriksa tas ransel yang mencurigakan yang didapatkan di dalam masjid. Tas ransel itu setidaknya berisikan kabel. "Ada ketinggalan tas kecil di dalam masjid," katanya.
Dia menyayangkan kejadian penyerangan terhadap anggota kepolisian itu, apalagi terjadi di dalam masjid usai menunaikan shalat.
Dia mengatakan pelaku ikut shalat bersama dua anggota brimob yang menjadi korban penusukan. Penusukan terjadi usai shalat Isya sekitar pukul 19.40 WIB. (Antara)
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?