Suara.com - Seorang lelaki telah dipenjara setelah mendekati seorang remaja Muslim di jalan, dan menamparnya memakai daging babi.
Alex Chivers (36), menyebut korban remajanya "Sampah ISIS" dan mengungkapkan "Kamu pantas mendapatkan ini" sebelum menamparnya dengan daging babi.
Ketika Chivers melakukan serangan itu, dia memakai topeng ski, dan mengenakan helm sepeda motor untuk menutupi wajahnya.
Dia juga menutupi mulut, dagu dan lehernya dengan pakaian hitam. Namun, polisi berhasil melacaknya lewat rekaman CCTV.
Dia mengaku bersalah atas serangan agama atau ras yang membuatnya dipenjara selama 38 minggu. Dia juga wajib membayar biaya sebesar 115 poundsterling dan akan menyelesaikan masa pengawasan selama 12 bulan setelah dibebaskan.
Korban, yang tengah berjalan dengan ibunya, tidak terluka. Namun, sangat tertekan akibat insiden yang dialaminya di Hertford Road, Enfield, pada 8 Juni waktu setempat.
"Ini adalah kejadian yang benar-benar mengejutkan. Korban sedang keluar bersama ibunya, dan melanjutkan hari ketika Chivers menyiksanya hingga menyinggung perasaannya," kata DC James Payne dari Unit Keselamatan Masyarakat Enfield (CSU). Demikian sepertin dilansir dari Metro.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang