Suara.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kebayoran Lama geger karena ada bendera berlogo ISIS. Selain itu ada surat ancaman teror di depan kantor Polsek tersebut.
Meski sempat mendapatkan teror, kondisi Polsek Kebayoran Lama tetap berjalan normal.
Polres Kebayoran Lama tetap menjalankan aktivitasnya. Itu seperti pembuatan SKCK dan surat kehilangan.
Barang bukti berupa bendera serta surat kaleng juga telah disita. Kedua barang itu dibawa ke Polres Jakarta Selatan.
Penjagaan di Polres Kebayoran Lama diperketat. Terlihat ada petugas berseragam yang dilengkapi dengan senjata Laras panjang berada di lokasi.
Posisi Polsek tersebut berada cukup jauh dari pemukiman warga. Posisinya berada persis di pinggir jalan, berseberangan dengan markas Pemadam Kebakaran.
Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Iwan Kurniawan mengatakan pengamanan terhadap Polres sudah maksimal. Namun, pihaknya masih tetap saja bisa kecolongan.
"Sebenarnya kami sudah lakukan perketatan pengamanan di Polsek, juga pengamanan tugas-tugas polisi di lapangan, kami sudah siapkan pengamanan lebih ketat. Sama dengan kejadian di Polsek Kebayoran Lama ini melihat ada orang yang naik motor dan langsung pergi," kata Iwan di Polsek Kebayoran Lama.
Baca Juga: Polisi Diminta Usut Tuntas Pemasangan Bendera ISIS
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan