Suara.com - Eks petarung profesional seni bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA), asal Brasil Royce Gracie akan berkunjung ke Indonesia. Royce Gracie rencananya akan hadir di Indonesia untuk memberikan pelatihan.
Bagi para penggemar tayangan Ultimate Fighting Championship (UFC), nama Royce Gracie yang sudahlah tidak asing. Pria yang kini berusia 50 tahun tersebut merupakan salah satu legenda MMA dengan segudang prestasi dijamannya.
Royce Gracie akan hadir di Indonesia untuk memberikan pelatihan Mixed Martial Arts dan sekaligus menghadiri grand opening Tatsujin MMA Indonesia yang bertempat di South Quarter TB Simatupang, Jakarta pada 17 Juli mendatang.
Kedatangan legenda MMA dikonfirmasi langsung oleh Founder Tatsujin MMA Indonesia Martjin De Jong. Ia berharap kedatangan Royce Gracie akan membuat cabang olahraga bela diri campuran ini akan semakin hidup dan digeluti oleh banyak kalangan di Indonesia.
“Ini merupakan momen yang sangat special sekaligus yang sangat dinantikan oleh pecinta MMA khususnya di Indonesia. Kedatangan Royce Gracie merupakan rangkaian acara dari grand opening Tatsujin MMA Indonesia. Ia adalah legenda dunia MMA dan juga Jiu Jitsu yang sangat dihormati," kata Martjin De Jong dalam rilisnya yang diterima suara.com, Rabu (5/7/2017).
"Harapan saya ia akan menularkan pengalamannya tidak hanya kepada para pecinta MMA di tanah air, tapi juga kepada rekan-rekan media, “ Ungkap Martjin, pria asal Belanda yang masih memiliki darah keturunan Indonesia dari ayahnya.
Selama dua hari di Indonesia, pemegang sabuk hitam dan 7 yang telah mengoleksi 20 kali pertandingan UFC MMA itu, akan memberikan pelatihan singkat khususnya kepada para anggota Tatsujin MMA Indonesia dan juga melakukan acara meet and greet dengan para fansnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT