Suara.com - Satu tentara Amerika Serikat yang berdinas di pangkalan militer Hawaii, ditangkap tim SWAT FBI karena terindikasi berpihak pada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Tentara bernama Ikaika Erik Kang (34), seperti dilansir Hawaii News Now, Selasa (11/7/2017), ditangkap pasukan elite FBI karena diduga ingin membocorkan dan menyelundupkan dokumen penting militer ke ISIS.
Tak hanya itu, Erik juga dituduh menawarkan diri menjadi instruktur latihan-latihan calon petempur ISIS yang akan diterjunkan di Irak dan Suriah serta negara lainnya.
"Dia ditangkap di apartemennya, Honolulu. Dalam investigasi kami, dia bertindak sendirian. Tak lagi ada tentara yang diasosiasikan dalam jaringannya," kata ketua agen khusus FPI Honolulu Paul D Delacourt.
Delacourt mengungkapkan, Erik ditangkap setelah FBI melakukan penyelidikan selama lebih dari setahun sebelumnya dan melibatkan banyak agen khusus.
Namun, ia memastikan, tak ada satu pun dokumen militer dan nonmiliter AS yang dicuri dan diselundupkan Erik sampai di tangan para petinggi ISIS.
"Dia memang mengirimkannya ke orang yang dianggapnya sebagai penghubung ISIS. Tapi, kami pastikan, tak ada satu pun dokumen itu yang sampai di tangan ISIS. Sebab, orang yang ia yakini sebagai penghubung itu adalah agen kami," terangnya.
Sebelum ditangkap, Erik pernah mengatakan kepada rekannya—yang belakangan ternyata juga agen rahasia FBI—ingin pergi ke Timur Tengah untuk berperang di pihak ISIS.
Baca Juga: Dibacok, Hermansyah Batal Jadi Saksi Meringankan Firza Husein
Selain itu, terus Delacourt, Erik juga pernah berkontribusi untuk pembelian pesawat nirawak (drone) yang ia yakini bakal digunakan ISIS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi