Pengamat Boni Hargens [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Pengamat politik Boni Hargens membantah dugaan sejumlah pihak bahwa dirinya menggunakan narkoba.
"Hampir tiga tahun tidak minum alkohol. Tidak merokok dua tahun lebih. Saya tidak pernah bersentuhan dengan dunia narkoba," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/7/2017).
Boni mengatakan sudah sejak lama disebut-sebut menggunakan barang haram itu dan kali ini merupakan puncak rumor.
"Sudah lama fitnah narkoba diarahkan ke saya. Fitnah itu berlanjut. Kemarin (pasca live di TVOne) puncak rumor itu," kata dia.
Isu tersebut berhembus kencang setelah dia tampil di TVOne pada 10 Juli 2017.
Boni mengatakan sedang dalam perawatan medis sebelum diwawancara TVOne tentang perppu ormas. Di tengah wawancara dia merasa sakit dan terpaksa wawancara dihentikan. Peristiwa tersebut kemudian memunculkan prasangka warganet dengan menyebut Boni memakai narkoba.
"Hampir tiga tahun tidak minum alkohol. Tidak merokok dua tahun lebih. Saya tidak pernah bersentuhan dengan dunia narkoba," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/7/2017).
Boni mengatakan sudah sejak lama disebut-sebut menggunakan barang haram itu dan kali ini merupakan puncak rumor.
"Sudah lama fitnah narkoba diarahkan ke saya. Fitnah itu berlanjut. Kemarin (pasca live di TVOne) puncak rumor itu," kata dia.
Isu tersebut berhembus kencang setelah dia tampil di TVOne pada 10 Juli 2017.
Boni mengatakan sedang dalam perawatan medis sebelum diwawancara TVOne tentang perppu ormas. Di tengah wawancara dia merasa sakit dan terpaksa wawancara dihentikan. Peristiwa tersebut kemudian memunculkan prasangka warganet dengan menyebut Boni memakai narkoba.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Geger TNI di Rumah Jampidsus, Boni Hargens: Bukan Kerja Sistem, Jangan Generalisasi
-
Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data
-
Boni Hargens Soal Hasil Survei Litbang Kompas: Wujud Konkret Kapolri Lakukan Reformasi Polri
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi
-
Perbanyak Gerai AZKO, ACES Raup Cuan Rp390,3 Miliar di Semester I
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia
-
Krim Malam Bagusnya Dipakai Jam Berapa? Ini Panduan Memilih Produk Sesuai Jenis Kulit
-
Bedak Marcks Warna Pink Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Fungsinya sebelum Membeli
-
Industri Fesyen Sumbang PDB RI Rp 120,13 Triliun di Triwulan I 2026
-
Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru
-
Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia
-
Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan