Suara.com - Partai Demokrat akhirnya memulai upaya untuk memakzulkan alias memecat Presiden Donald Trump, yang merupakan tokoh Partai Republik, musuh bebuyutannya.
Anggota Kongres AS atau Dewan Senat sekaligus politikus Demokrat Brad Sherman, seperti diberitakan Agence France-Presse, Kamis (13/7/2017), mengedarkan dokumen resolusi untuk pemakzulan presiden kontroversial tersebut.
"Mengusulkan agenda pembahasan pemakzulan Donald John Trump, Presiden AS, karena kasus kriminalitas tinggi dan sejumlah pelanggaran ringan," begitu kutipan dalam dokumen resolusi berjumlah empat lembar tersebut.
Sherman mengungkapkan, usul pemakzulan itu didasarkan atas keputusan sepihak Trump yang membatalkan penyelidikan terhadap kasus hubungan dirinya dengan "agen" Rusia pada masa kampanye calon presiden.
"Pernyataan Donald Trump Junior (putra presiden) bahwa tim kampanye ayahnya dulu sangat berhasrat menerima asistensi dari Rusia turut menguatkan alasan pemakzulan itu," tuturnya.
Senator asal California itu menuturkan, resolusi pemakzulan itu sebenarnya sudah diedarkan ke seluruh anggota Kongres AS pada bulan Juni 2017.
Namun, resolusi itu belum mendapat banyak respons anggota Kongres yang mayoritas berasal dari Partai Republik.
Sementara ini, resolusi tersebut baru disetujui dan ditandatangani oleh seorang anggota Kongres yang juga politikus Demokrat, Al Green.
Baca Juga: Pelajar Afghanistan Sempat Ditolak AS ikut Kompetisi Robot
Berita Terkait
-
Pelajar Afghanistan Sempat Ditolak AS ikut Kompetisi Robot
-
Blokir Warga AS di Akun Twitternya, Trump Digugat ke Pengadilan
-
Ibu Paksa Anak-anak Tiri Jilati Kotoran di Kamar Mandi
-
Pimpinan ISIS Al-Baghdadi Sudah Tewas? Ini Komentar Pemerintah AS
-
Bertemu Trump, Jokowi Bahas Ekspor Sawit dan Biodiesel ke AS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Februari 2026: BMKG Prediksi Hujan Siang Hari
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat