Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan minta kepada Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjelaskan seterang-terangnya kepada publik tujuan dibentuknya panitia khusus tersebut. Hal ini agar tak terjadi spekulasi dari publik bahwa DPR ingin melemahkan KPK.
"Pansus hak angket jangan sampai melemahkan KPK," kata Zulkifli di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).
Sebab, lanjut Zulkifli, belakangan ini, ada isu DPR berencana melemahkan KPK lantaran ketua dan beberapa anggota DPR sedang dibidik terkait kasus mega korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).
"Di luar banyak sekali diisukan, angket itu untuk tawar menawar soal E-KTP. Tentu ini harus dijawab oleh panitia angket itu. Sebab kalau ini yang terjadi, habis lah DPR," tutur Zulkifli.
Menurut Zulkifli yang menjabat sebagai ketua MPR tersebut, Pansus Angket KPK harus menjelaskan kepada publik bahwa tujuan mereka untuk memperkuat KPK, bukan justru melemahkan.
"Kalau memang ingin diperkuat KPK, ya silahkan langkah-langkahya. Karena saya dapat laporan angket ini barter E-KTP, ya saya bilang tidak. Ini yang harus dijawab panitia, dijawab dengan kinerja," kata Zulkifli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas